Di festifal kebudayaan Nasional tahun kemarin yang di gelar di jakarta, beberapa macam kebudayaan dan kesenian daerah di demonstrasikan oleh wanita dan pria dari daerah masing-masing.
kentongan, sebuah kesenian tradisional daerah jawa tengah di demonstrasikan oleh anak-anak berusia remaja.
Gadis-gadis bali membawakan beberapa macam tari bali.
Sedangkan beberapa orang pria dari papua mendemonstrasikan tari perang mereka lengkap dengan pakaian tradisional yang bernama KOTEKA.
Beberapa gadis dari Sekolah Tinggi Seni Indonesia Bandung rupanya tertarik dengan penampilan para penari dari papua, mereka juga tertarik untuk mengetahui tentang pakaian tradisional yang mereka kenakkan. maklum anak seni!
Salah seorang gadis tersebut lalu mendekat ke arah seorang penari papua yang berbadan tegap dan bertanya:
¨Saya sungguh tertarik dengan model pakaian tari tradisional anda ini, terbuat dari bahan apa sih koteka yang anda kenakan itu?¨ tanyanya.
Si penari melangkah ke hadapan si gadis dan menjawab:
¨sory mbak, saya bukan orang yang pandai bicara. jadi saya tidak bisa bercerita banyak soal itu. tapi kalo mbak benar-benar ingin tahu, silakan pegang sendiri koteka yang sedang saya kenakan ini dan lihatlah dari dekat.¨ katanya
CARI JOKES YANG LAIN
Categories: Uncategorized
Tok! tok! tok!
Suara pintu diketuk. Aku bergegas berjalan kearah pintu untuk melihat siapa yang datang.
“Oh kakek, silakan masuk kek!” kataku sambil menuntun orangtua tersebut masuk, lalu membawanya untuk duduk di risban bambu yang permukaannya sudah sangat mengkilap karena sering dipakai duduk. Pintu yang tadi kubuka membuat angin dingin masuk sehingga lampu senthir diatas meja nyalanya bergoyang-goyang seperti mau mati. Aku bergegas menutup pintu tersebut.
Kebetulan sekali, air yang kujerang diatas pawon tanah sudah mendidih, jadi aku menyiapkan gelas, kumasukkan kopi dan gula, lalu kutuang air kedalam gelas tersebut dan Keep reading →
Categories: Uncategorized
sesak nafasku membungkuk dibawah ketiak seorang bapak yang berdiri berpegangan palang, di sebuah kereta listrik yang penuh sesak.
bau keringat bercampur parfum murahan dari seorang tante menor menambah pusing kepalaku yang sudah panas..
seorang anak lelaki kumal ngesot menyeret tubuhnya menyusuri lantai kereta…diantara kaki-kaki dan sandal sepatu, menyorongkan tangan meminta belas kasihan. Diikuti teriakan seorang pedagang buah mangga yang nampaknya mangganya gak laku-laku karena masih nampak penuh meski hari sudah siang.. Keep reading →
Categories: Uncategorized
“Ke jakarta mau ngapain lagi nak?” begitu yang ibu bilang ketika aku berpamitan hendak pergi meninggalkan kota asalku untuk ke Jakarta. Aku bingung menjawab pertanyaan ibu waktu itu, mau ngapain yah? tujuan aku waktu itu memang benar-benar kabur. Apakah benar-benar karena untuk mencari pekerjaan baru untuk menggantikan pekerjaan lama yang tak lagi bisa memenuhi kebutuhan material/immaterial. Atau karena ada sesuatu yang mengecewakan yang tak perlu aku sebutkan disini berhubungan dengan kehidupan sosialku disana sehingga aku begitu saja memutuskan pergi.
Ibu mungkin memiliki pandangan yang jauh ke depan sehubungan apa saja yang aku akan lakukan sehingga beliau dengan segala sumbang pikirnya berusaha mengarahkan aku untuk lebih bijak memikirkan segala akibat dan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi dimasa depan sehubungan dengan keputusan-keputusanku. Keep reading →
Categories: poems
ketika aku melihat langit
disana ada keajaiban yang luar biasa,
cinta menghampiri aku seraya memeluk aku
dan tak akan pernah meninggalkan aku dalam kesepian,
beribu bintang bermandikan cahaya
menghiasi relung hati yang tengah meratap
dimanakah kekasihku saat aku terjatuh?
apakah dia tau aku menantinya?? Keep reading →
Categories: poems
30 september 2007 menjadi hari yang penting bagi seorang Doni tata pradita. Ibarat mendaki tangga, maka doni baru saja berhasil mendaki satu anak tangga lagi dalam karir balap yang ditekuninya. Ada apa gerangan?? Keep reading →
Categories: Uncategorized
andainya… masyarakat kita lebih memilih membeli produk dalam negeri,
andainya… lebih banyak lagi macam barang made in dalam negeri tersedia,
andainya… lebih banyak lagi pengusaha lokal yang kreatif menciptakan inovasi baru,
andainya… negara kita melindungi dan bisa membangkitkan usaha-usaha lokal baru, mengayomi dan memeliharanya hingga besar, mengawasi dan memberikan perlindungan sebagaimana anaknya sendiri dari serangan anak tetangga,
andainya… pemerintah, pengusaha dan masyarakat bisa bekerjasama, bersinergi membangun produk, bahu membahu membangun merk,
para pakar, pihak birokrat, pihak pengusaha, dan masyarakat saling memudahkan demi terbentuknya usaha lokal yang sukses. Keep reading →
Categories: Uncategorized
ya allah..
masih bisakah kutemukan jalan keluar dari segala kekufuran ini? masih adakah waktu kau sisakan bagi hambamu yang berhati kotor ini? masih adakah pintu kau buka bagi pikiranku yang tlah tersesat jauh dari jalanmu…
Keep reading →
Categories: islam jalanku
Membaca postingan teman teman blogger tentang generalisasi, mas arif kurniawan dengan postingannya haruskah saya membenci israel dan fourtynine dengan mana yang lebih layak untuk dibenci komunisme atau kapitalisme?, saya jadi tergelitik untuk menulis juga dengan gaya saya sendiri yang tentu saja masih dangkal dan subyektif. generalisasi yang banyak diperdebatkan banyak orang tersebut tanpa kita sadari sebenarnya telah berurat akar dalam kebiasaan berpikir kita, bahkan bagi orang yang dengan lantang mengungkapkan bahwa ia anti dengan generalisasi. Keep reading →
Categories: opini
Harapan berkembang lagi begitu membaca informasi tentang hasil yang dipetik Doni Tata Pradita(kompas.com) di balapan motor para pembalap terbaik seluruh jepang, all japan championship 29 maret -1 april 2007. Dengan mengendarai motor Yamaha TZ250 bakat doni yang luar biasa mulai bisa bersinar lagi setelah beberapa waktu yang lalu selalu berada diposisi paling buncit dengan motor TZ125 baik di all japan championship maupun di motoGP sepang. Tampaknya doni mulai bisa membuktikan bahwa, dengan motor yang punya tehnologi dan spesifikasi yang sebanding dengan rival- Keep reading →
Categories: berita