Indonesia, negara ini seakan-akan tiada henti-hentinya mengalami berbagai peristiwa. Baru kemarin rasanya kita merasakan ketenangan dikoyak oleh rentetan bom yang meledak dimana-mana, di gereja dan masjid, hotel, di kedutaan besar, di mall, bandara, dan tempat tempat wisata, bahkan tempat seperti bali yang merupakan tempat tujuan wisata internasional sampai dua kali di koyak bom, kita sudah harus kehilangan lagi saudara-saudara kita karena tsunami yang yang melanda aceh dan menelan ratusan ribu jiwa. Disusul dengan gempa bumi yang kemudian mengguncang yogya, setelah itu seakan-akan gempa bumi dan tsunami menjadi ancaman laten yang sangat ditakuti bangsa ini dengan disusul gempa-gempa kecil dan tsunami yang sempat terjadi lagi di daerah selatan pulau jawa.
Belum hilang semua itu dari ingatan, belum sembuh luka karena harus banyak kehilangan, kita sudah harus mengalami lagi berbagai peristiwa menyedihkan. Di sidoarjo keluar semburan lumpur yang terus membesar dan semakin lama semakin banyak hingga menenggelamkan puluhan desa, belum selesai persoalan lumpur lapindo, banjir besar sudah keburu datang di daerah sumatra dan aceh dan membuat persoalan baru untuk negara ini. belum lagi masalah-masalah klasik soal kebakaran hutan, ilegal logging, kemarau panjang yang menyebabkan gagal panen. belum lagi soal harga beras yang tak bisa kompromi sehingga pemerintah berencana mengimpor beras dari negara tetangga.
Sungguh kita dulu begitu bangga, setelah berhasil berjuang membebaskan diri dari penjajah yang bercokol sangat lama, dari orang orang yang hanya bisa memperbudak kita, mengeruk hasil kekayaan alam tanah kita. Rasa terimakasih yang tak terhingga buat para pahlawan yang telah berjuang mengorbankan nyawa dan harta benda. Rasa kagum dan hormat karena mereka yang hanya bersenjata sederhana mampu mengusir penjajah yang bersenjata modern dan berpengalaman berperang, tentu itu tak lain karena tekad mereka yang membaja, tentu itu karena merka mau mengorbankan nyawa.
Sungguh dulu kita begitu bangga dilahirkan di sebuah negara kepulauan terbesar didunia, yang memiliki kekayaan hutan dan laut yang luar biasa, yang memiliki kekayaan barang tambang dibawah tanah yang subur dan bisa ditanami apa saja. Negara yang memiliki kekayaan budaya, bahasa, suku bangsa dan agama namun tetap menyatu sebagai sebuah bangsa.
Kini indonesia seakan lunglai, entah kekuatan apalagi yang harus dimiliki untuk bisa membawa bangsa ini menjadi kembali perkasa. Entah siapa pemimpin yang akan mampu membawa bangsa ini menjadi kembali teratur,stabil dan bermartabat dalam pergaulan dunia. Entah darimana kita harus mulai membangun dan menghapus goresan luka yang masih sangat membekas dihati kita.
HARUS MULAI DARIMANA KITA?
14 tanggapan so far ↓
nonie // Januari 7, 2007 pada 12:25 pm |
wah..blog baru nih..mo gabung boleh gak? wah temanya bagus nih.. mo curhat juga ah
mae // Januari 7, 2007 pada 12:29 pm |
mae pengin gabung juga dengan teman teman disini..salam kenal bwt semuanya.gw pengin bikin blog juga,bantuin dong.masih bingung, kalo curhatnya curhat macem apaan? mae boleh curhat gak yah?
pyuriko // Januari 8, 2007 pada 10:30 am |
Waaahhh blog yg bagus,…
Makasih banget mau mendengarkan, memberi saran… atas masalah2 kami2 ini….
Tapi terkadang, gak smua org mau berbagi, apalg di dunia maya sprt ini… dan maaf, dgn org yg blom dikenalnya.
Smoga, dgn adanya blog ini…. semua mslh bisa diatasi, walaupun gak maksimal, paling tidak ada sedikit solusi yg diberikan….
dan salam kenal yaaa ^_^
dalamhati // Januari 8, 2007 pada 10:40 am |
dear pyuriko
wah iya ya friend…maklum nih baru belajar..ganti tema aja apa yah?
dalamhati // Januari 8, 2007 pada 10:43 am |
o iya..mkasih sarannya
putri // Januari 8, 2007 pada 1:17 pm |
Salam kenal jg ya..
tatari // Januari 8, 2007 pada 10:49 pm |
heeeiiiiii…tengkyu yah udah mampir
blog kamu kereeeen dweehhhh
imgar // Januari 8, 2007 pada 10:50 pm |
terima kasih undangannya..
.:nien:. // Januari 9, 2007 pada 2:04 am |
Pagi Pak Ivan. Terima kasih sudah mampir ke blog saya. Anda belum pasang shoutbox rupanya?
Iko // Januari 9, 2007 pada 3:31 am |
Lho koq,.. postingannya beda sama yg kmrn,….???
Salam kenal ^_^
oon // Januari 9, 2007 pada 9:41 am |
hhmmm…gak buleh putus asa om! biar endonesa carut marut gimanapun, yang didalamnya mendingan mulai menata diri & hatinya, sapa tau endonesa masih harus menghadapi kehancuran yang lebih parah lagi…jadi mulailah dari diri sendiri
Jelajah // Januari 9, 2007 pada 9:39 pm |
Assalamualaikum Warahmatullohi Wabaraktuh
salam kenal
Wassalamualaikum Warahmatullohi Wabaraktuh
ivan // Januari 10, 2007 pada 2:19 am |
to tatari:
thanks friend..
to nien:
belum nih..di update mendatang mungkin!!
to oon:
gak tau on, kadang-kadang jadi sedih mikir negara..( kayak presiden aja yah)
to jelajah:
salam kenal balik.
jaren // Oktober 5, 2007 pada 4:45 am |
Indonesia, gadis remaja yang kurung tinggi langsing. Aku tetap mencintaimu, walau keadaanmu saat ini tidak sebahenol dulu. Agar keadaanmu cepat pulih, nanti akan kutanyakan pada tiap orang, apa yang dapat ia berikan kepadamu, bukannya apa yang dapat kamu berikan pada ia (tiap orang), sehingga tiap orang akan sadar tentang keadaanmu. Aku senantiasa berdoa untukmum, Gadisku.